11 Tips Mendeteksi Spyware di Smartphone

Program spyware atau program mata-mata telah menjadi ancaman yang serius terhadap privasi dari data mobile yang kita miliki. Jika spyware terpasang pada perangkat smartphone yang kita miliki, maka tanpa kita sadari kita sedang dimata-matai dan bahkan sang pembuatnya bisa mencuri data digital yang kita miliki. Continue reading “11 Tips Mendeteksi Spyware di Smartphone”

10 Trik Chrome Untuk Memaksimalkan Penggunaannya di Perangkat Mobile

Google Chrome merupakan aplikasi web browser yang banyak digunakan oleh pengguna internet untuk browsing. Tidak hanya didesktop, aplikasi ini juga popular di kalangan pengguna mobile. Namun saya tidak akan membahas mengenai kepopularan nya, kali ini saya akan membahas mengenai trik Chrome untuk memaksimalkan penggunaannya di perangkat mobile.

1. Trik Chrome – Swipe Antar Tabs

Jika kita membuka banyak halaman web di tab baru, biasanya kita akan bingung untuk kembali ke halaman web yang sebelumnya kita kunjungi. Untuk berpindah antar tab, ada cara yang mudah yakni dengan men-swipe atau menggeser.

Pada perangkat Android, kamu bisa men-swipe ke kiri atau kanan dari Chrome toolbar diatas, untuk berpindah dari satu tab ke tab lainnya. Sementara jika menggunakannya dari iPhone, untuk berpindah tab, bisa dengan men-swipe dari pinggiran layar ke arah dalam, baik dari sebelah kanan atau kiri.

2. Trik Chrome – Smart Zoom dengan Double Tap

Jika tulisan yang ada pada halaman web terlalu kecil untuk kamu baca, kamu bisa memperbesarnya atau zoom dengan men-tap dua kali pada layar.

3. Trik Chrome – Tampilan Desktop

Dalam beberapa kasus mungkin kamu ingin membuka halaman web dalam tampilan Desktop, dari Chrome kamu dapat melakukannya dengan mudah. Tinggal tap Menu (titik tiga) dan berikan centang pada “Request desktop site,” dan refresh halaman web yang sedang kamu buka.

4. Trik Chrome – Google Voice Search

Kamu bisa menggunakan Google Voice Search dari dalam Chrome. Untuk menggunakannya, tap dan tahan address bar, lalu tap ikon X untuk menghapus URL dan kemudian tap ikon microphone yang muncul. Dan sekarang kamu bisa mengatakan nama website, atau kamu ingin mencari sesuatu, dan bahkan bisa memberikan pertanyaan secara langsung.

5. Trik Chrome – Google Cloud Print

Platform apa saja yang kamu gunakan, kamu dapat mencetak halaman web dari Chrome langsung ke printer, tetapi dibutuhkan fitur yang mendukung Cloud Print. Untuk melakukannya tap Menu (titik tiga), tap print, lalu kemudian pilih printer yang sudah mendukung Cloud Print.

6. Trik Chrome – Mempercepat Waktu Load Page Dengan Brotli

Untuk mempercepat waktu load page atau waktu halaman web terbukan, kamu bisa memanfaatkan fitur yang namanya Brotli di aplikasi Chrome. Untuk mengaktifkannya, dari address bar ketik “chrome://flags/,” setelah terbuka halaman pengaturan Experiment cari “Brotli Content-Encoding,” ganti menjadi Enable.

7. Trik Chrome – Sinkronisasi Data Chrome Antar Perangkat

Kamu bisa mensinkronisasi data Chrome seperti riwayat, password, bookmark dan lainnya antar perangkat desktop dan juga mobile. Untuk mengaktifkannya masuk ke Menu (titik tiga), buka pilihan Settings, lalu login ke akun Gmail kamu. Lakukan diperangkat lainnya, dan semua data Chrome akan disinkronisasi.

8. Trik Chrome – Penghemat Data

Jika kamu memiliki kuota yang sedikit, maka kamu harus mengaktifkan fitur penghemat data, semua data akan dikompres terlebih dahulu, sehingga dapat menghemat penggunaan kuota. Untuk mengaktifkannya masuk ke Menu (titik tiga), lalu pilih Settings, kemudia aktifkan Data Saver.

9. Trik Chrome – Tambahkan Shortcut URL ke Home Screen

Jika kamu sering mengunjungi suatu situs tertentu, untuk mempercepat kamu membuka situs ini, kamu bisa menambahkan shortcut URL-nya ke Home Screen perangkat Android kamu. Cara menambahkannya, buka situs yang diinginkan, buka Menu (titik tiga) dan pilih “Add to Home Screen,” untuk membuat pintas dari home screen.

10. Trik Chrome – Notifikasi di Chrome

Jika kamu sering membuka media sosial melalui Chrome daripada menggunakan aplikasinya, fitur notifikasi di Chrome bisa sangat membantu. Kamu bisa mengaktifkan notifikasi ketika pertama kali membuka situs media sosial di Chrome. Jika sudah terlewat kamu bisa masuk ke Menu (titik tiga), lalu pilih Settings, lalu pilih Site settings, lalu pilih Notifications. Akan terlihat daftar situs yang dapat mengirimkan notifikasi, pilih saja situs yang kamu inginkan, dan pilih “Allow” pada Permission Notifications.

 

Banyak Website Besar Gagal Menerapkan Keamanan Password

Password merupakan dasar dari keamanan digital. Jika salah menerapkan password yang baik dapat menyebabkan bahaya besar. Jika pengguna tidak memperhatikannya maka informasi yang bersifat privasi bisa terungkap, dan juga berlaku bagi website website dengan keamanan password yang lemah dapat membahayakan data-data penggunanya. Continue reading “Banyak Website Besar Gagal Menerapkan Keamanan Password”

8 Tipe Serangan Siber Yang Harus Diwaspadai

Keamanan siber sekarang menjadi ancaman yang serius, tidak hanya untuk pribadi tetapi juga menjadi ancaman serius bagi organisasi dan pemerintahan. Serangan siber dapat melakukan pencurian terutama adalan pencurian data yang bersifat rahasia, seperti informasi banking, informasi klien dan juga informasi rahasia negara.

Organisasi yang semakin besar, tentunya membutuhkan solusi perlindungan siber yang lebih kompleks. Seperti misalnya perusahaan baru membuat website online store tentunya harus memiliki sistem keamanan yang lebih canggih.

Ada banyak sekali tipe dari serangan siber yang harus kita hindari seperti: Spyware, malware, phishing dan masih banyak lagi. Berikut ini 8 tipe serangan siber yang harus kita waspadai.

1. Spyware

Spyware merupakan software yang dibuat untuk mengumpulkan informasi mengenai orang, atau organisasi tanpa mereka ketahui, dan mengirimkan informasi ini ke entitas lainnya tanpa ketahuan pengguna, atau mendapatkan control ke perangkat tanpa diketahui pengguna.

2. Malware

Malware (malicious software) memiliki beberapa kategori termasuk virus, worm, trojan, untuk menyerang komputer individu dan semua komputer yang terhubung ke jaringan, baik itu besar atau kecil. Software ini dapat menyerang komputer dengan fungsi dan tingkah laku yang malicious, hostile dan harmfull. Semua program malware yang tidak ingin diketahui keberadaannya diklasifikasi sebagai Trojan. Dan terkadang membuka Backdoor di komputer kita.

3. Ransomware

Ransomware merupakan versi yang lebih ekstrim dari Spyware. Ransomware akan diinstal ke PC, kemudian mengunci komputer kamu dan mengenkripsi file yang kita miliki, kemudian meminta sejumlah tebusan agar komputer dan file yang ada didalamnya bisa digunakan lagi.

4. Distributed Denial Of Service Attack (DDoS)

DDoS merupakan jenis serangan siber yang melakukan serangan melalui jaringan. Serangan ini akan mengirim traffic yang tidak berguna ke layanan / prot tertentu pada server. Jumlah traffic yang dikirimkan sangat banyak, yang dapat menyebabkan server menjadi down atau tidak bisa diakses.

5. Phishing

Phishing merupakan serangan yang mencoba untuk mendapatkan username, password atau informasi kartu kredit. Caranya adalah dengan berpura-pura menjadi website resmi atau perwakilan dari website, dengan mengirimkan email yang didalamnya ada link ke website yang terlihat seperti website resmi. Jika kita mencoba login di website palsu tersebut, maka data-data kita akan diambil.

6. Brute Force

Brute Force merupakan software otomatis yang dapat digunakan untuk menebak password. Software ini dapat menjalankan milyaran kombinasi dari huruf, angkat dan simbol yang bisa digunakan untuk menebak password dengan benar.

7. SQL Injection Attack

SQL Injection Attack merupakan teknik yang menyalahgunakan celah keamanan yang terjadi pada database dari aplikasi. Celah ini terjadi ketika masukan pengguna tidak disaring secara benar dari karakter-karakter pelolos bentukan string yang diimbuhkan dalam pernyataan SQL atau masukan pengguna tidak bertipe kuat dan karenanya dijalankan tidak sesuai harapan.

8. Cross-Site Scripting (XSS)

XSS merupakan salah satu jenis serangan injeksi code (code injection attack). XSS dilakukan oleh penyerang dengan cara memasukkan kode HTML atau client script code lainnya ke suatu situs. Serangan ini akan seolah-olah datang dari situs tersebut. Akibat serangan ini antara lain penyerang dapat mem-bypass keamanan di sisi klien, mendapatkan informasi sensitif, atau menyimpan aplikasi berbahaya.