Web Launch Checklist Bantu Developer Kembangkan Website

Membangun satu website membutuhkan banyak usaha mulai dari mendesain dan membuat kodenya hingga pada saat sudah jadi harus mempromosikan website ini. Semuanya dilakukan secara bertahap, ada tidak ada yang ketinggalan kamu bisa menggunakan tool yang bernama Web Launch Checklist (//weblaunchchecklist.com).  Continue reading “Web Launch Checklist Bantu Developer Kembangkan Website”

Banyak Website Besar Gagal Menerapkan Keamanan Password

Password merupakan dasar dari keamanan digital. Jika salah menerapkan password yang baik dapat menyebabkan bahaya besar. Jika pengguna tidak memperhatikannya maka informasi yang bersifat privasi bisa terungkap, dan juga berlaku bagi website website dengan keamanan password yang lemah dapat membahayakan data-data penggunanya. Continue reading “Banyak Website Besar Gagal Menerapkan Keamanan Password”

Cara Membuat Konten Agar Muncul di Google Snippet

Ketika kamu melakukan pencarian di Google dengan mengetik pertanyaan, maka sekarang Google akan menampilkan Snippet di paling atas pada halaman hasil pencarian. Misalnya saja kamu mengetik keywords, apa itu radio, apa itu televisi dan lain sebagainya. Pada halaman hasil pencarian yang paling atas adalah Google Snippet, baru dibawahnya 10 halaman website teratas.

Google Snippet ini bertujuan untuk menjawa
b pertanyaan secara langsung, tanpa harus mengunjungi halaman tersebut. Dan pastinya yang melakukan pencarian untuk mengklik halaman website yang ada di Snippet untuk informasi yang lebih detil. Inilah alasan kenapa halaman website kamu harus muncul di Google Snippet.

Kenapa Halaman Website Kamu Harus Muncul di Google Snippet?

Jawabannya tentunya adalah lebih banyak traffic. Update besar mesin pencari Google, seperti Caffeine dan Hummingbird, fokus kepada menjawab pertanyaan dengan pendekatan percakapan. Ketika kamu menulis pertanyaan di Google Search, mesin pencari ini akan menjawab langsung berdasarkan sumber dari Google knowledge base.

Namun, jika, pertanyaan kamu tidak biasa yang tidak ada jawaban langsung di Google knowledge base, maka mereka meminjam jawaban dari website pihak ketiga.

Bagaimana Cara Membuat Konten Agar Muncul di Google Snippet

1. Ranking Keyword Tidak Krusial

Menurut tes yang dilakukan oleh HubSpot, hasil pencarian nomor satu di Google Search belum tentu akan muncul di Snippet. Google sepertinya berharap untuk melihat keyword dan phrase yang relevan pada title tag dari halaman website.

Kamu juga harus membangun backlink dan membuat konten yang paling relevan agar bisa muncul di Google Snippet.

2. Headline Sangat Penting

Pertama cari tahu pertanyaan apa yang paling sering ditanyakan di mesin pencari, kemudian dari situ buat headline yang unik. Buat headline yang bisa membuktikan bahwa halaman website kamu memiliki jawaban yang audience mau.

3. Gunakan Tag Paragraf

Google tidak akan membaca keseluruhan isi dari halaman website kamu untuk menjadikannya Snippet. Kamu perlu mengindikasikannya. Gunakan tap paragraph <p> untuk membuat jawaban dari target pertanyaan. Jawaban harus berisi antara 54 dan 58 kata.

4. Buat Daftar

Di Google Snippet ada juga jawabannya yang dibuat daftar berurut, bukan dalam bentuk paragraf. Misalnya saja kamu mencari “cara membuat ayam pop”, maka Google Snippet tampil dalam bentuk daftar berurutan mengenai langkah-langkah untuk membuatnya.

Pada paragraf tertentu kamu juga bisa membuatkan daftar berurutan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan sesuai dengan target pertanyaan yang kamu inginkan. Misalnya kamu ingin menulis cara membuat ayam bakar, maka kamu harus membuat langkah-langkah memasaknya dalam bentuk daftar berurutan.

Karena sering kali orang-orang menyepelekan web hosting untuk websitenya, yang berujung websitenya lemot untuk diakses. Maka dari itu, pastikan Anda memilih web hosting yang memiliki kecepatan server dan kecepatan internet yang sangat cepat. Sehingga website Anda dapat diakses dengan cepat oleh pengunjung.

Selain itu, pastikan keamanan juga tak kalah diutamakan. Karena keamanan data Anda dalam server web hosting menjadi taruhan nyawa website Anda supaya tetap berjalan. Maka dari itu, pilih web hosting yang memiliki keamanan server yang sangat ketat dengan sistem keamanan yang berlapis sampai ke anti virus yang mampu menghalau segala macam virus.

Itu lah alasan kenapa Anda harus memilih Jakartawebhosting.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi //www.jakartawebhosting.com yang menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Mengenal Web Domain

Mengenal Web Domain

Mengenal Web Domain
Mengenal Web Domain

Tahukah Anda apa itu web domain? Mungkin ada di antara kalian yang masih belum mengetahuinya. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai web domain. Web domain atau domain adalah alamat situs yang sehari-hari kita ketik pada web browser. Dengan kata lain, domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer. Domain dapat memberikan kemudahkan pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingkan harus mengenal deretan nomor (Internet Protocol).

Seperti www.google.com, www.koran-sindo.com, atau yang lainnya. Agar lebih memahaminya, kita akan membahas beberapa istilah yang berkaitan dengan web domain ini.
Sebuah alamat website terdiri dari struktur tetap yang terdiri dari Top Level Domain, Second Level Domain, Third Level Domain dan Sub domain. Berikut ini adalah penjelasannya.

Top Level Domain

Top Level Domain (TLD) adalah bagian dari alamat website yang paling kanan hingga tanda titik. Dari alamat www.google.com, bagian “.com” adalah TLD. Contoh TLD lainnya yakni .net, .org, atau .id.

Terdapat ratusan TLD yang bisa digunakan. Selain TLD klasik seperti .com, .net atau .org, saat ini juga tersedia TLD yang terdiri dari kata seperti .website, .ninja, .travel, atau .yoga. Selain itu, terdapat juga istilah Country Code Top Level Domains (ccTLD). ccTLD adalah TLD khusus yang digunakan untuk negara tertentu. Sebagai contoh, domain .id digunakan untuk negara Indonesia, .us untuk Amerika Serikat, .my untuk Malaysia, .sg untuk Singapura, dan lain-lain.

Second Level Domain

Pada web domain, setelah top level domain bagian selanjutnya adalah SLD atau Second Level Domain. SLD berada setelah TLD, yakni setelah bagian “.com” dari sebuah situs. Sebagai contoh, “google” adalah SLD dari domain www.google.com.

Beberapa domain juga menggunakan second level domain yang seolah-olah bagian dari top level domain. Contohnya, di Indonesia terdapat domain dengan akhiran .co.id, ac.id, atau web.id, seperti yang digunakan oleh www.kaskus.co.id. Bagian “co” di sini tetap disebut sebagai second level domain.

Third Level Domain

Setelah second level domain, masih ada third level domain. Ini adalah bagian selanjutnya dari nama domain. Dari contoh www.kaskus.co.id, kata “kaskus” terletak di bagian third level domain.

Pengertian Sub Domain

Selain struktur heriarki domain: top, second, dan third level domain, juga terdapat istilah Sub Domain. Pada web domain, Sub Domain adalah sebutan untuk domain yang merupakan bagian dari domain utama. Sebagai contoh, jika www.google.com adalah domain utama, maka mail.google.com adalah sub domain dari situs Google. Bagian mail inilah yang dimaksud dengan sub domain.

Anda jangan khawatir, setelah kalian membeli sebuah nama domain, sub domain ini bisa dibuat sesuka hati tanpa biaya tambahan, dengan catatan layanan hosting menyediakan fitur ini.
Demikian penjabaran singkat mengenai web domain. Semoga bermanfaat.

Cara Menjadi Blogger yang Produktif

Cara Menjadi Blogger yang Produktif

 

Cara Menjadi Blogger yang Produktif
Cara Menjadi Blogger yang Produktif

Produktivitas. Kira-kira sudah se-produktif apa teman-teman Blogger dalam menghasilkan sebuah tulisan? Kata produktif sendiri berarti selalu menghasilkan sesuatu. Jika ingin menjadi Blogger yang sukses, sudah kewajiban kita untuk selalu porduktif dalam menghasilkan artikel. Dengan menghasilkan banyak tulisan, semakin banyak pula postingan yang dapat kita hasilkan. Namun, yang sering menjadi kendala seorang Blogger adalah susahnya mencari ide tulisan.

Oleh karena itu, sebagai Blogger kita harus pintar-pintar memanfaatkan waktu yang ada. Berikut cara-cara agar dapat menjadi Blogger yang produktif.

10 Menit Menentukan Ide Tulisan

Tahapan ini adalah tahap pertama untuk menjadi Blogger yang produktif. Tahap ini biasanya memakan banyak waktu. Walaupun sudah melakukan blogwalking kemana-mana, tetap saja kita sulit untuk menentukan ide yang ada. Oleh karenanya, batasi waktu pencarian ide maksimal 10 menit saja. Dalam 10 menit tersebut, usahakan tulis ide-ide yang terpikirkan oleh kita dan kembangkanlah menjadi sebuah tulisan.

60-90 Menit Untuk Menulis

Kendala yang akan dihadapi dalam tahap ini adalah sulitnya merangkai kata yang tepat agar menjadi sebuah kalimat. Untuk menjadi Blogger yang produktif, kita harus mempersempit batas waktu menulis kita. Usahakan menulis artikel dalam waktu 60-90 menit saja. Gunakan kata-kata yang simpel agar mempermudah kita untuk merangkainya dan memudahkan pembaca memahaminya. Dengan membatasi waktu menulis, kita dapat terbantu untuk menjadi Blogger yang produktif.

30-60 Menit Proses Mengedit Tulisan

Mengapa mengedit tulisan itu perlu? Tentunya untuk menghindari kesalahan kata atau kesahalan huruf yang kita tuliskan. Proses ini dapat dilakukan setelah proses penulisan selesai, agar kita dapat menjadi Blogger yang produktif. Karena jika proses mengedit tulisan dilakukan saat proses menulis, waktu akan terbuang sia-sia karena kita akan fokus pada kesalahan yang kita buat.

Rajin Membaca

Ini merupakan hal paling penting jika ingin menjadi seorang Blogger yang produktif. Dengan banyak membaca, wawasan kita akan semakin bertambah dan pembendaharaan kosa kata kita akan semakin kaya.

Demikian hal-hal yang dapat Anda lakukan agar menjadi seorang Blogger yang produktif.

Presented by jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia