Tips Memilih Web Hosting

Penyedia web hosting yang bagus tentunya sangat penting bagi semua website. Mereka menjadi fondasi dari website kamu, brand kamu dan bisnis kamu. Downtime dapat menjadi momok yang menakutkan yang secara potensial dapat menyakiti atau bahkan menghancurkan segalanya yang sudah kamu kembangkan selama ini. Jika kamu serius dengan website kamu, maka kamu harus memastikan bahwa website kamu berada di tangan yang tepat. Continue reading “Tips Memilih Web Hosting”

Perusahan Hosting Asal Korea Kena Ransomware Harus Bayar Rp20 Milyar

Salah satu perusahan web hosting raksasa di Korea Selatan, NAYANA dilaporkan terinfeksi ransomware yang dipanggil dengan nama Erebus. Pada perusahaan hosting ini menginfeksi 153 server yang berjalan dengan sistem operasi Linux dan mengganggu operasional lebih dari 3.400 website bisnis yang host di perusahaan ini. Continue reading “Perusahan Hosting Asal Korea Kena Ransomware Harus Bayar Rp20 Milyar”

Memilih Web Hosting Linux atau Windows

Memilih Web Hosting Linux atau Windows

Kebanyakan penyedia web hosting menawarkan pilihan server dengan sistem operasi Linux atau Windows. Kamu bisa memilih web hosting antara sistem operasi Linux atau Windows berdasarkan bahasa pemrograman atau database yang akan kamu gunakan pada website kamu. Sistem operasi yang kamu gunakan pada komputer di rumah tidak akan memiliki arti apapun pada jenis server yang harus kamu gunakan.

Meski mungkin tampak berlawanan dengan intuisi kamu, ada kemungkinan 99,9% kamu harus menggunakan web hosting dengan sistem operasi Linux. Kebutuhan untuk menggunakan web hosting dengan sistem operasi Windows sangat jarang dan kamu harus memilih jenis server ini hanya karena alasan yang sangat spesifik. Tenang saja kamu tidak harus menggunakan command line jika memilih server Linux. Kebanyakan paket web hosting datang dengan tampilan antarmukan yang akan mengurus server kamu.

Linux Hosting

Linux hosting merupakan sistem operasi yang harus kamu gunakan untuk web hosting. Jika kamu berenca untuk menggunakan PHP, Python, Ruby atau MySQL di website kamu, sistem operasi Linux dapat menjadi solusi bagi kamu. Ketika mencari software yang siap digunakan untuk website kamu, seperti platform blogging atau content management systems (CMS) seperti WordPress, Joomla, Drupal, serta software forum, eCommerce dan juga produk open source lainnya, direkomendasikan untuk menggunakan Linux.

Linux mungkin menakutkan bagi sebagian besar pengguna yang terbiasa menggunakan komputer Windows di rumah atau kantor mereka. Sebagian besar interaksi pengguna dengan web server akan dilakukan dengan program FTP atau antarmuka web yang tidak membutuhkan pengetahuan mengenai Linux.

Windows Hosting

Semua orang menyukai Windows bukan? Ok, mungkin tidak juga ketika berbicara web server.

Kamu hanya harus memilih web hosting dengan sistem operasi Windows jika kamu berencana menggunakan ASP atau ASP.NET pada website kamu. Jika tidak, memilih web hosting Linux lebih terjangkau dan terbaik untuk kamu.

Web Hosting Control Panel

Control panel web hosting menyediakan tampilan antarmuka dengan tampilan grafis (GUI) dan merupakan tool otomatisasi yang dirancang untuk membuat tugas mengatur web hosting menjadi lebih sederhana. Control panel merampingkan semua proses yang berguna, seperti membuat database, mengelola file website, pengaturan email dan mengelola DNS.

Kebanyakan paket web hosting sudah termasuk akses ke control panel web hosting.

cPanel vs Plesk

Dua pilihan control panel yang popular adalan cPanel dan Plesk. Keduanya menawarkan fungsi yang sama. Namun keduanya diorganisir dengan cara yang berbeda, seperti menggunakan terminologi yang sedikit berbeda dan model keamanan yang berbeda.

Umumnya, cPanel bekerja sangat baik pada web server Linux sementara Plesk bekerja sangat baik pada web server Windows. Memilih cPanel atau Plesk bukan merupakan faktor yang penting untuk memilih web hosting. Karena keduanya menawarkan fungsi yang berguna dengan tampilan yang sederhana.

 

8 CMS Terbaik Untuk Membuat Situs

8 CMS Terbaik Untuk Membuat Situs

Tidak semua orang yang ingin membuat website mengerti masalah teknikal seperti coding, dengan menggunakan CMS atau content management system dapat membantu membuat website dengan lebih mudah. CMS tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga menyediakan berbagai add-on yang dapat memberikan fitur tambahan.

Berikut ini adalah 8 CMS terbaik yang bisa kamu gunakan untuk membangun situs tanpa perlu kamu melakukan coding.

1. WordPress

Siapa yang tidak kenal dengan WordPress? Salah satu CMS terbaik ini merupakan yang paling popular, yang banyak digunakan oleh blogger. Tidak hanya untuk membangun blog, WordPress juga bisa digunakan untuk membangun website profesional dengan cara yang lebih mudah. Kamu bisa menggunakan varian dari WordPress.org, yang bisa digunakan secara gratis.

Untuk mempelajari WordPress tidaklah terlalu sulit, jika mengalami kendala kamu bisa bertanya melalui forum. CMS ini juga menyediakan banyak sekali theme untuk mempercantik tampilan situs kamu, serta plugin untuk menambahkan fitur seperti plugin keamanan. Dan salah satu keunggulan dari menggunakan WordPress adalah fitur SEO yang lebih bagus.

2. Joomla

Joomla merupakan salah satu CMS terbaik berbasis PHP yang bersifat open source, CMS ini merupakan alternatif dari WordPress dengan fitur-fitur yang lebih baik. CMS ini dapat menjadi solusi jika situs kamu mengintegrasikan database, dimana CMS ini memfasilitasi MySQL, MS-SQL dan PostgreSQL.

Joomla dapat digunakan untuk membangun berbagai macam situs profesional, dan memungkinkan kamu untuk mengintegrasikannya dengan mudah ke web hosting. Untuk mempelajarinya tidaklah terlalu sulit meski lebih suli t dari belajar WordPress. Beberapa situs terkenal yang menggunakan Joomla termasuk eBay, IKEA dan lebih dari 3.000 organisai pemeritahan menggunakannya.

3. Drupal

Drupal juga menjadi salah satu CMS terbaik, yang ditulis menggunakan PHP dan bersifat open source. Ada banya situs terkenal yang menggunakan Drupal, termasuk NBC, Tesla, The Weather Channel dan lainnya. Salah satu kunci yang membuat Drupal menarik adalah situs dapat mudah dibuat dengan lebih mudah dan beradaptasi dengan cepat.

4. Blogger

Blogger merupakan platform untuk membangun blog yang telah terkenal sejak lama. CMS ini pertama kali dirilis oleh Pyra Labs pada tahun 1999, sebelum akhirnya di beli oleh Google pada tahun 2003. Yang menjadi keunggulan dari Blogger adalah integrasi dari banyak layanan dan tool dari Google.

5. SilverStipe

SilverStipe merupakan platform CMS berbasis PHP yang juga bersifat open source, CMS ini menyediakan editor WYSIWYG. Flatform CMS ini fokus pada desain yang bersih dan teknologi inovatif.

SilverStripe tidak hanyak menyediakan platform CMS, tetapi juga pilihan berbagai paket ting termasuk juga dedicated server. Alasan bisnis, pemerintah dan organisasi non-profot memilih SilverStripe adalah karena mudah untuk dikustomasi untuk situs internet dan intranet serta juga untuk aplikasi web lainnya.

6. Squarespace

Squarespace didesain sebagai solusi web pubishing lengkap. Squarespace merupakan penyedia web hosting dan juga pengembangan situs dan blog. CMS ini memberikan tool untuk membangun situs online store dengan layout yang bisa diubah. Untuk membuat halaman kita tinggal melakukan drag and drop, serta CMS ini juga telah didesain agar optimal tampil di perangkat mobile.

7. ModX

ModX merupakan CMS open source yang juga menggunakan PHP dan mendukung database MySQL. CMS ini dapat digunakan untuk membuat situs internet dan juga intranet. Visi utama dari situs ini adalah menawarkan kebebasan berkreasi, fleksibilitas dan skalabilitas pada desain kamu.

8. VBulletin

VBulletin merupakan software untuk membuat forum yang ditulis dengan menggunakan PHP, dan menyediakan pengembang dengan WYSIWYG dan juga server database MySQL. Kamu juga dapat memilih mau menggunakan web hosting kamu sendiri atau layanan Cloud dari VBulletin.

 

Jakartawebhosting Banner 468-60px